Tutorial Cara Setting Queue Tree (Mikrotik)

Posted on 00.32 | By si huma internet dan jaringan | In


Tutorial Cara Setting Queue Tree (Mikrotik)

Sebelum nya saya berterima kasih kepada admin yang telah memberikan izin.
Tulisan ini saya buat dengan tujuan PEMBELAJARAN kita bersama.
Bagi yang belum tau apa itu Queue Tree Silahkan Browsing dulu!
Saya anggap teman2 udah sedikit paham tentang setting awal mikrotik.
Agar lebih mudah mempelajarinya saya akan menggunakan Winbox untuk setting nya.Tanpa memperpanjang basa basi, saya langsung aja..
Contoh Topologi :
IP Modem = 192.168.1.1
IP Mikrotik ke Modem = 192.168.1.2
IP Mikrotik Ke Client = 192.168.2.1 
IP Client = 192.168.2.10 s/d 192.168.2.14 (4 client aja dolo)
I. Membuat Mangle
Buka IP > Firewall > Mangle
Sebelum nya perhatikan gambar di bawah

1 = untuk membuat rule mangle
2 = untuk membuat comment ( Untuk Menandai )
A. Membuat Mark Connection ( Keseluruhan Koneksi )
    1.  Untuk Upload > 
    
2.  Untuk Download > 

      Beri Comment dengan nama = All-CN
B. Membuat Mark Packet
    1.  Upload > 
   
2.  Download > 

Beri Comment dengan nama = All-Packet
C. Membuat Mark Packet untuk masing2 Client
    1. Upload > 

    2. Download > 
     
Beri Comment dengan nama Client-1 Ulangi Langkah C ( sesuai jumlah client teman2 )
Mangle Yang Berhasil Kita Buat

II. Membagi Bandwidth Menggunakan Queue Tree
Untuk masalah pembagian ini saya yakin semua orang pasti berbeda2 (sesuai kebutuhan masing2)
Disini saya cman memberi contoh.
Misalnya, Jatah BW kita sbb:
Download : 1 Mbps = 1024 Kbps
Upload : 256 Kbps
Kalau menurut saya pembagian untuk 4 client adalah :
Download Limit At = 200 Kbps
Download Max Limit = 300 Kbps
Upload Limit At = 64 Kbps
Upload Max Limit = 70 Kbps
Caranya :
1. Membuat Rule Untuk semua Download

2. Membuat Rule Download Masing2 Client
Ulangi sesuai jumlah Client
3. Membuat Rule Upload Keseluruhan

4. Membuat Rule Upload Masing2 Client
Ulangi sesuai jumlah Client

Contoh Queue Tree Yang Telah Jadi

Karna berhubung hari udah malem, tangan udah mulai capek,
(tambah besok mau kuliah pagi :hammer)
Tulisan ini saya akhiri sampai disini.Mohon maaf apabila ada kesalahan, Bagi yang udah ahli mohon koreksinya. ^_^
(Maklum ane cman belajar Otodidak)
Yahh,, namanya ilmu ane dapet gratis
 dari internet,, ane cman mau sharing apa yang udah ane dapet aja. Karna kata guru ngaji ane,, Ilmu yang bermanfaat amalannya tidak akan pernah putus.
Aamiin.
sumber : http://wirelessinterface.blogspot.com/2013/03/tutorial-cara-setting-queue-tree.html

Cara Mengcopy Blog yang tidak bisa di copy

Posted on 02.54 | By si huma internet dan jaringan | In

 Cara Mengcopy Blog yang tidak bisa di copy
*khusus pengguna Mozilla Firefox langkahnya adalah sebagai berikut :
1. buka blog yang mau di Copy paste
2. lalu klik tools dan klik option
3. klik content
4. hilangkan tanda centang pada pilihan "Enable Javascript"


setelah itu tinggal copy deh artikel yang di inginkan.
jangan lupa kalau sudah selesai mengcopy, aktifkan lagi javascriptnya dengan cara :
1. klik tools
2. lalu klik option
3. pilih menu content (klik)
4. Beri centang pada pilihan "Enable Javascript"

Selamat Mencoba...
100% WORK...!!!

* Untuk yang menggunakan IE (Internet Explorer), langkahnya adalah sebagai berikut:
1. Buka IE nya lalu kunjungi blog yang mau di copy
2. Klik tools lalu pilih Internet Option

3. lalu pilih Security dan klik Custom level
4. Muncul tampilan Security settings, geser scrol ke bawah
5. cari pilihan Scripting
6. klik disable pada Active Scripting, Allow Paste operations via script dan scripting of java applets
7. lalu klik ok, klik yes dan klik ok lagi.
8. Silahkan Copy artikel yang anda inginkan
9. Jika masih tidak bisa, silahkan anda tutup IE nya lalu buka lagi dan kunjungi blog yang mau di copy.
kalau sudah selesai jangan Lupa di Enable lagi ya? caranya sama seperti di atas... tinggal klik Enable

Selamat Mencoba

* Untuk yang menggunakan Opera silahkan ikuti langkah di bawah ini :
1. buka Opera lalu kunjungi blog yang mau di Copy
2. di sebelah kiri atas ada pilihan Menu (berwarna merah), klik Pilihan tersebut.

3. klik settings lalu pilih Quick preference
4. hilangkan tanda centang pada pilihan Enable JavaScript
5. Silahkan anda Copy sesuka hati...

kalau Sudah selesai jangan lupa di Beri centang lagi ya di Enable JavaScriptnya.

ini hanya tips untuk bisa mengcopy post .....
Selamat Mencoba...!!!


sumber : http://ironehtc.blogspot.com/2011/08/cara-mengcopy-blog-yang-tidak-bisa-di.html

Mengatasi Pesan Error ” Microsoft Office Enterprise 2007 encountered an error during setup “

Posted on 16.40 | By si huma internet dan jaringan | In

Mengatasi Pesan Error ” Microsoft Office Enterprise 2007 encountered an error during setup “

Ini kejadian pas kemarin, install Office 2007, trus tiba-tiba listrik mati. Nah, setelah listrik hidup, coba install ulang, tapi ndak dinyana-nyana dapat error ” Microsoft Office Enterprise 2007 encountered an error during setup “, pikir punya pikir ini pasti karena installnya gak komplit neh, kebayang mesti hapus registry key yang dibuat oleh installernya Office 2007, daripada pusing, mending goongling saja biar cepet kelar.
Dari hasil pencarian ditemukan beberapa langkah :
1. Suruh ngasih file ” fp4autl.dll ” di Program Files/Common Files/Microsoft Shared/Web Server Extension/40/bin ——-> GAGAL, di situ sudah ada filenya.
2. Suruh restart trus install ulang —–> GAGAL
Nah, kemudian dapat petunjuk dari salah satu respon blog, ternyata sukses. Gini caranya :
1. Waktu install Office 2007, dia akan menambahkan file ” rgstrtn.lck ” ke komp kita, karena proses installnya tidak berjalan mulus, maka file tersebut hanya berukuran 0 byte, maka file inilah yang mesti kita hapus, supaya Office 2007 tidak detek adanya file ini terus.
2. Gunakan fasilitas Search for Files or Folders  pada Windows, jangan lupa aktifkan ” Search hidden Files or Folder ” di More Advanced Option. Ini penting banget, karena file rgstrtn.lck dalam posisi tersembunyi.
3. Setelah ketemu, delete file tersebut, dan cobalah untuk install ulang Office 2007′nya.
Diambil dari banyak sumber dan pengalaman sendiri (



sumber : http://introducedme.wordpress.com/2011/10/11/mengatasi-pesan-error-microsoft-office-enterprise-2007-encountered-an-error-during-setup/

Pengamanan dari Gangguan Brute Force pada Jaringan Mikrotik

Posted on 22.03 | By si huma internet dan jaringan | In

Berikut ini salah satu pencegahan dari aktivitas Brute Force, di mana aktivitas ini merupakan salah satu cara hacker masuk ke dalam server. Yaitu dengan berulang-ulang mencoba berbagai kombinasi password untuk menjebol login kita. Tutorial kali ini, kita akan mencoba setting dengan terminal pada winbox.
1. Mengijinkan login salah hanya 10 kali dalam semenit
  • Kita perlu setting filter rule dulu pada firewall. Silakan masuk ke direktori Filter Rule, kemudian ketik /ip firewall filter
  • Melakukan drop FTP pada IP yang telah di blacklist. Ketik add chain=input protocol=tcp dst-port=21 src-address-list=ftp_blacklist action=drop \ comment=”drop ftp brute forcers”. Hasilnya bisa dicek pada menu IP > FIREWALL > FILTER RULE


  • Menangkap IP yang melakukan login salah dalam 1 menit. Ketik: add chain=output action=accept protocol=tcp content=”530 Login incorrect” dst-limit=1/1m,9,dst-address/1m
  • Membuat listing terhadap IP – IP pelaku Brute Force. Ketik: add chain=output action=add-dst-to-address-list protocol=tcp content=”530 Login incorrect” \ address-list=ftp_blacklist address-list-timeout=3h

2. Banned 10 hari pada pelaku Brute Force melalui SSH mikrotik
  • Silakan langsung copy paste setting di bawah ini ke terminal anda:
add chain=input protocol=tcp dst-port=22 src-address-list=ssh_blacklist action=drop \
comment=”drop ssh brute forcers” disabled=no
add chain=input protocol=tcp dst-port=22 connection-state=new \
src-address-list=ssh_stage3 action=add-src-to-address-list address-list=ssh_blacklist \
address-list-timeout=10d comment=”" disabled=no
add chain=input protocol=tcp dst-port=22 connection-state=new \
src-address-list=ssh_stage2 action=add-src-to-address-list address-list=ssh_stage3 \
address-list-timeout=1m comment=”" disabled=no
add chain=input protocol=tcp dst-port=22 connection-state=new src-address-list=ssh_stage1 \
action=add-src-to-address-list address-list=ssh_stage2 address-list-timeout=1m comment=”" disabled=no
add chain=input protocol=tcp dst-port=22 connection-state=new action=add-src-to-address-list \
address-list=ssh_stage1 address-list-timeout=1m comment=”" disabled=no
  • Hasilnya bisa dicek pada menu: IP > FIREWALL > FILTER RULE, di bagian paling bawah.
  • Anda bisa setting secara lebih spesifik lagi untuk SSH dan FTP ke IP mana dalam jaringan anda dengan mengisikan Dst Address List pada setting Action Drop:

  • Selamat mencoba


sumber : http://blog.jagoanhosting.com/pengamanan-dari-gangguan-brute-force-pada-jaringan-mikrotik/